
Penggunaan bahasa setempat dalam liturgi Gereja Katolik Roma diawali dengan terbitnya dokumen Gereja Dekrit Sacrosanctum Concilium.
Tahukah anda bagaimana perdebatan di dalamnya sehingga akhirnya kita sekarang ini bisa merayakan Ekaristi dalam bahasa kita sendiri? Seorang uskup NTT kelahiran Belanda, Mgr Van Bekum dalam pengantarnya di depan para Bapa Konsili mengusulkan agar perayaan-perayaan li
tugi Katolik bisa dihayati dalam konteks bahasa setempat….. usulan ini menuai pro dan kontra, bahkan antara lain ketua kongregasi ajaran iman waktu itu, Mgr Octaviani menentang dengan keras………. namun dukungan diperoleh juga dari Paus Yohanes XXIII yang sebelum wafatnya mengatakan bahwa perayaan-perayaan dan perwartaan iman Katolik hendaknya diberikan dalam bahasa-bahasa vulgare….. rakyat jelata…..
Saksikan kisah-kisah menarik serta pemahaman mengenai Konsili Vatikan II dalam DVD Seminar Konsili Vatikan II. Saat ini tersedia dua seri seminar : 1. Konsili Vatikan II (Panorama Sejarah, latar belakang historis, kultural, teologis dan Pokok-pokok pembaharuannya) oleh Rm. Prof DR.
Armada Riyanto CM dan Rm. Prof DR A. Eddy Kristiyanto OFM. 2. Konsili Vatikan II (Kitab Suci dan Wahyu) oleh Rm Prof DR H. Pidyarto O Carm).
Masing-masing sesi terdiri dari dua keping DVD, anda bisa mendapatkannya dengan mengganti biaya rekam dan cetak sebesar Rp. 30.000 / sesi. Hub. saya via SMS (FX. Sutjiharto – 08123241600).