Tag Archives: Liturgi Sabda

SENYUM PASKAH: MUDA FOYA-FOYA, TUA KAYA-RAYA, BANGKIT MASUK SURGA

Bibir

Refleksi atas perumpamaan anak (kita) yang hilang; bdk. Lukas 15:11-32

 

  1. Pengantar

Sebagian judul artikel tersebut di atas merupakan kelakar yang sering dicelotehkan di kalangan orang (muda): “Muda foya-foya, tua kaya raya, mati masuk surga”. Entah disadari atau tidak, jujur saja, ungkapan itu tentu menimbulkan senyum kecut, bahkan tawa lepas. Menarik untuk ditelaah, sejauh mana kelakar itu telah menjadi harapan “di bawah sadar” para kaum muda (kita) yang cenderung terjebak pada pesona iklanisme- materialisme. Mungkinkah ungkapan itu bisa terwujud? Apa relevansinya bagi (kaum muda) kita dewasa ini? Bagaimana kita menyikapinya? Apakah sekedar fenomena? Bukankah Yesus juga melontarkan perumpamaan tentang anak yang hilang. Tidak ada salahnya jika artikel ini mencoba mencermati fenomena di kalangan kaum muda (kita) berdasarkan pendekatan reflektif dalam terang paskah.

Continue reading