Oleh: Gabriel Madja SVD

LEMAH LEMBUT & RENDAH HATI adalah dua kualitas kepribadian manusia yang seharus dimiliki oleh setiap murid Tuhan. Memiliki sifat tersebut membuat seseorang bisa secara bebas dan bertanggungjawab melakukan segala yang baik dan benar. Bila demikian kita menjadi pribadi yang membebaskan dan bukannya membebankan. Bila demikian pula hidup kita dan perjuangan kita tidak merasa terbeban dan dibebankan. Maka, adalah sesuatu yang luhur dan benar, bila kita terus berjuang dan berjuang lagi menjadi pribadi yang lemah lembut dan rendah hati, karena dengan memiliki kualitas hidup dan kepribadian yang seperti itu membuat kita akan disukai semua orang (Kisah Para Rasul 2:47). Tentang sifat dan kepribadian seperti ini, contoh atau modelnya hanya ada pada Yesus.  Marilah kita belajar pada Dia yang adalah Guru Kehidupan sejati. Ia tidak saja berkata, berbicara, mengajar dan mewartakan Kabar Gembira tentang kelemahlembutan dan kerendahan hati, tetapi lebih dari itu, IA SENDIRI LEMAH LEMBUT & RENDAH HATI.  Ia mengatakan: “Pikullah kuk yang Ku pasang dan belajarlah padaKu, sebab Aku ini lemah lembut dan rendah hati” (Matius 11:29).

Lemah lembut dan rendah hatikah aku?  Jawabnya: Mungkin ya, mungkin tidak. Tapi yang pasti, sebagai murid Yesus, saya mau berjuang dan berjuang terus untuk menjadi pribadi yang lemah lembut dan rendah hati seturut ajaran, pesan, ajakan dan teladan Yesus agar menjadi pribadi yang disukai semua orang. 

Tuhan, jadikanlah aku pembawa sukacita dan damai bagi semua orang.
Amin.

Lemah lembut dan rendah hati seturut ajaran, pesan, ajakan, dan teladan Yesus adalah kunci agar menjadi pribadi yang disukai semua orang.

Tuhan memberkati,

Paroki Salib Suci, KS
Kamis, 18 Juli 2019
RP. Gabriel Madja SVD

Lemah Lembut dan Rendah Hatikah Aku?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *