BIBLE CAMP BIAK SALIB SUCI 2014

Perkaya sekaligus sarana tumbuhkan Iman Anak

AKSI Booth BIBLE 4 copy

Dalam Bible Camp kali pertama ini, Gereja Salib Suci mencoba memberikan rangsangan kepada anak-anak bahwa bacaan Kitab Suci itu bisa dibaca dengan cara menyenangkan dan ceritanya juga menggembirakan. Dengan tema utama “AKU BERTUMBUH MENJADI BERKAT”, diharapkan anak-anak terangsang untuk semakin cinta kepada Kitab Suci, dan para orangtua terangsang untuk mendidik anak-anaknya untuk mencintai Kitab Suci, sekaligus diharapkan anak-anak mau melayani dirinya dan juga sesamanya, terutama orangtuanya.

Landasan Dasar

Kisah yang ditampilkan dalam Bible Camp Salib Suci 2014 adalah kisah tentang Sejarah Keselamatan. Sebuah kisah sejarah tentang bagaimana Allah menyelamatkan manusia dan bagaimana manusia menanggapi panggilan keselamatan dari Allah. Sejarah Keselamatan adalah dasar seluruh isi Kitab Suci mulai dari Kejadian hingga Wahyu.

Continue reading

Kesantunan Berbusana di Gereja : Tidak Hanya untuk Kaum Hawa !

Busana Gersja

 

 

 

 

 

 

Ketika kita sedang membicarakan topik kesantunan (modesty) terutama dalam berbusana, biasanya yang langsung muncul di benak kita adalah remaja-remaja perempuan dan wanita-wanita muda yang menghadiri Misa dengan berbaju seksi atau merias diri secara berlebihan. Memang, sungguh amat disayangkan bahwa pemandangan semacam ini harus menjadi perhatian tersendiri di banyak paroki.

Akan tetapi, pilihan busana yang baik, apalagi untuk menghadiri Kurban Kudus, tidak melulu urusan kaum Hawa. Kaum Adam pun mestinya tidak boleh lupa bahwa mereka juga diciptakan seturut gambar dan rupa Allah, sehingga mereka tetap perlu membawa diri dengan cara yang mencerminkan realita iman tersebut.

Nah, bagaimana sih busana yang santun untuk laki-laki, terutama yang cocok untuk Misa? Apakah ada standar tertentu?

Prinsip-Prinsip

Memang tidak ada dokumen Gereja yang merinci persisnya bagaimana busana pria Katolik yang santun dan pantas untuk Misa. Tetapi, saya kira banyak dari kita sudah cukup dewasa untuk menggunakan prudentia (pertimbangan yang arif dalam menilai hal-hal praktis) dengan berlandaskan nilai-nilai iman yang sudah kita pahami.

Continue reading

SENYUM PASKAH: MUDA FOYA-FOYA, TUA KAYA-RAYA, BANGKIT MASUK SURGA

Bibir

Refleksi atas perumpamaan anak (kita) yang hilang; bdk. Lukas 15:11-32

 

  1. Pengantar

Sebagian judul artikel tersebut di atas merupakan kelakar yang sering dicelotehkan di kalangan orang (muda): “Muda foya-foya, tua kaya raya, mati masuk surga”. Entah disadari atau tidak, jujur saja, ungkapan itu tentu menimbulkan senyum kecut, bahkan tawa lepas. Menarik untuk ditelaah, sejauh mana kelakar itu telah menjadi harapan “di bawah sadar” para kaum muda (kita) yang cenderung terjebak pada pesona iklanisme- materialisme. Mungkinkah ungkapan itu bisa terwujud? Apa relevansinya bagi (kaum muda) kita dewasa ini? Bagaimana kita menyikapinya? Apakah sekedar fenomena? Bukankah Yesus juga melontarkan perumpamaan tentang anak yang hilang. Tidak ada salahnya jika artikel ini mencoba mencermati fenomena di kalangan kaum muda (kita) berdasarkan pendekatan reflektif dalam terang paskah.

Continue reading

Situs Resmi Dewan Pastoral Paroki Gereja Katolik Salib Suci, Keuskupan Surabaya